RajaKomen
Banjir di Sumatera Gerak Cepat Zulkifli Hasan Malah Picu Kontroversi

Banjir di Sumatera Gerak Cepat Zulkifli Hasan Malah Picu Kontroversi

8 Des 2025
71x
Admin

Aksi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat terjun langsung membantu warga terdampak banjir di wilayah Sumatera tengah menjadi sorotan publik. Alih-alih menuai pujian, unggahan video yang menampilkan kegiatannya itu justru memancing kritik tajam dari banyak warganet. Peristiwa bermula ketika Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, membagikan rekaman aktivitasnya selama meninjau lokasi banjir melalui akun Instagram pribadi.

Video tersebut memperlihatkan berbagai kegiatan yang ia lakukan selama berada di lapangan. Mulai dari menggotong sekarung beras untuk disalurkan kepada warga, mengepel lantai rumah penduduk yang dipenuhi lumpur sisa banjir, sampai memeriksa aliran sungai di dekat pemukiman yang terdampak. Semua momen itu direkam jelas dengan kualitas gambar yang baik dan audio yang terdengar bersih. Dalam salah satu bagian video, Zulhas menuliskan narasi yang menggambarkan kondisi memprihatinkan di lokasi bencana.

“Di Padang, air bah bukan hanya merusak rumah tapi juga merenggut tawa, kenangan, dan rasa aman,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.

Ia juga terlihat beberapa kali memeluk warga dan mengajak mereka berbincang, seolah ingin menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kehidupan pascabencana. Namun, bukannya mendapat apresiasi, video itu justru memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosial.

Banyak warganet menilai bahwa aktivitas Zulhas terlihat seperti sebuah konten yang diproduksi secara sengaja, lengkap dengan penataan sudut kamera dan mikrofon yang aktif merekam setiap gerakannya. Kritik tersebut membuat unggahan sang menteri ramai dibahas dan dipertanyakan kesungguhannya. Beberapa komentar menyebutkan bahwa aksi tersebut lebih mirip kegiatan pencitraan ketimbang bentuk kepedulian yang tulus. Banyak dari mereka menyoroti bahwa fokus sang menteri seharusnya tertuju pada upaya memulihkan situasi, bukan pada dokumentasi aksi sosial yang terkesan dipoles.

“Konten? Oh,” ujar netizen.

“Sesuai skrip ya pak aksinya,” ujar netizen.

“Pak ga malu sama hati nurani?” ujar netizen.

“Tebal banget mukanya,” ujar netizen.

“Kamera di mana mana ya bun. Sangat dramatis. Sinetron ini judulnya apa?” ujar netizen.

“Loh kok tumben komenan nya di buka pak,” ujar netizen.

Tak berhenti di situ, kritik netizen semakin tajam ketika mereka mengaitkan peran Zulhas sebagai mantan Menteri Kehutanan. Sebagian warganet mengungkit kembali isu lama terkait kerusakan lingkungan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, yang sempat menjadi sorotan publik pada masa kepemimpinannya. Rekam jejak tersebut kemudian dijadikan bahan perbandingan dengan aksi sosialnya saat ini, sehingga sebagian komentar bernada curiga bahwa unggahan bantuan banjir itu sekadar upaya memperbaiki citra. Sentimen publik semakin mengeras karena fenomena serupa kerap terjadi pada pejabat publik di era media sosial.

Banyak netizen menilai bahwa aksi menolong sambil melakukan perekaman dapat memicu persepsi negatif, terutama ketika dilakukan oleh tokoh politik yang tengah berada dalam sorotan. Dalam konteks ini, unggahan Zulhas dianggap menambah panjang daftar konten pejabat yang dianggap tidak sensitif terhadap situasi krisis yang dialami masyarakat.

Baca Juga:
Jasa Buzzer: Strategi Ampuh untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Popularitas Konten

Jasa Buzzer: Strategi Ampuh untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Popularitas Konten

Tutorial      

8 Jan 2026 | 31


Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi platform utama untuk membangun reputasi, memperkenalkan produk, dan menjangkau audiens yang lebih luas. Namun, dengan begitu banyaknya ...

pesanten Al Masoem Bandung

Mengenal Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Boarding School Al Masoem Bandung: Sekolah Asrama Berbasis Pesantren

Pendidikan      

26 Agu 2024 | 589


Boarding School Al Masoem, yang terletak di Bandung, memiliki peran penting dalam pendidikan agama Islam di Indonesia. Sebagai sekolah asrama berbasis pesantren, Al Masoem menawarkan ...

Merespons Tuntutan Industri: Bagaimana Jurusan Bisnis Digital Cetak Lulusan di Era Modern

Merespons Tuntutan Industri: Bagaimana Jurusan Bisnis Digital Cetak Lulusan di Era Modern

Pendidikan      

12 Okt 2025 | 142


Pergeseran perilaku konsumen ke ranah online telah memaksa hampir semua sektor industri untuk melakukan transformasi digital. Konsekuensinya, kebutuhan akan talenta yang mahir dalam ...

Model Busana Muslim Wanita Terbaru Casual ԁаn Sederhana

Model Busana Muslim Wanita Terbaru Casual ԁаn Sederhana

Fashion      

21 Sep 2018 | 3684


Model busana muslim wanita terbaru kini tеӏаһ mewabah ԁі ԁаӏаm industri fashion islam tanah air. Maka tak heran, penampilan kaum muslimah уаng semakin trendi Ьіѕа kіtа ...

Pesantren Al Masoem

Menemukan Metode Tahfidz Quran yang Tepat di Pesantren Putri Tahfidz Al Masoem

Pendidikan      

27 Mei 2024 | 590


Pesantren putri merupakan lembaga pendidikan tingkat lanjut yang difokuskan pada pendalaman Al-Quran, ilmu agama, dan pembentukan akhlakul karimah bagi para santri putri. Salah satu ...

promosi jasa fotografi

Meningkatkan Visibilitas Bisnis Anda dengan Jasa Dokumentasi dan Fotografi Produk

Tutorial      

8 Jun 2025 | 151


Dalam dunia digital yang semakin berkembang, bisnis harus beradaptasi dengan inovasi dan penemuan baru untuk tetap bersaing. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan menggunakan ...

Copyright © Busana-Muslimah.com 2018 - All rights reserved